Merdeka itu Berani Berbeda
Saat saya duduk di kelas 3 SMP, guru Matematika saya meminta semua siswa untuk keluar dari kelas. Kami telah dibentuk dalam beberapa kelompok, dimana kelompok tersebut disusun berdasarkan hasil tes kami. Dulu saya tidak sadar, namun kini saya menyadarinya, bahwa guru saya melaksanakan proses pembelajaran tersebut dengan perencanaan yang matang. Kami diminta untuk mencari tempat yang nyaman, juga boleh sambil jajan. Sebagai kelompok pecinta makanan, kelompok saya memilih kantin sebagai tempat yang terbaik. Karena saat itu adalah jam belajar, jadi tidak ada orang lain di kantin. Tentunya sangat menyenangkan. Kami memilih tempat yang nyaman dan memesan makanan dan minuman kami. Mulailah kami mengerjakan lembar kerja yang sudah disusun oleh guru kami, salah satu teman saya yang memiliki kemampuan matematis yang sangat baik mulai mengajari kami mengenai cara pemfaktoran kuadrat. Itu adalah pengalaman pertama saya, belajar tanpa guru, namun, ternyata saya jauh lebih cepat memahami pe...